Monday, November 7, 2011

Kalender MotoGP 2012 telah dirilis oleh FIM

A provisional calendar for the 2012 FIM MotoGP World Championship has been released by the Fédération Internationale de Motocyclisme.

A provisional calendar for the 2012 FIM MotoGP World Championship has been released today, and the schedule is as follows:

Date, Grand Prix - Circuit
15 April, Qatar* - Doha/Losail
29 April, Spain (STC) - Jerez de la Frontera
6 May, Portugal (STC) - Estoril
20 May, France - Le Mans
3 June, Catalunya - Catalunya
17 June, Great Britain - Silverstone
30 June, Netherlands** - Assen
8 July, Germany (STC) - TBC
15 July, Italy - Mugello
29 July, United States*** - Laguna Seca
19 August, Indianapolis - Indianapolis
26 August, Czech Rep. - Brno
16 September, San Marino & Riviera di Rimini - Misano
30 September, Aragon - Motorland
14 October, Japan - Motegi
21 October, Malaysia - Sepang
28 October, Australia - Phillip Island
11 November, Valencia - Ricardo Tormo – Valencia

* Evening Race
** Saturday Race
*** Only MotoGP class
Sumber: MotoGP.com
Read More..

Casey Stoner Juara MotoGP musim 2011

Juara dunia Casey Stoner tidak dapat mengakhiri musim ini dengan lebih baik, setelah akhirnya memenangi balapan akhir musim ini di Ricardo Tormo Velencia dalam gaya yang spektakuler pada race mencapai garis finis bersama Ben Spies. Ben beradu kecepatan dengan duo Dani dan Dovi dan dapat menyalip mereka. Dengan 7 lap tersisa ben bergerak mendekati Stoner yang berada jauh di depan, pada saat posisi Casey melebar Ben mengambil kesempatan dengan menyalipnya, Ben berada di depan casey dengan jarak yang sangat dekat. Tak pelak saat mendekati garis finis Casey menggeber motornya semaksimal mungkin dan berhasil menjadi yang tercepat dengan perbedaan angka yang sangat tipis dengan Ben yaitu hanya terpaut 0,015 detik.
Seperti dilansir MotoGP.com Ben Spies berkata: “Kondisinya sangat-sangat sulit, dengan hujan yang menyulitkan sehingga saya hanya berfikir untuk berkonsentrasi membawa pulang tunggangan ini. Kami mampu mengikuti Dani dan Dovi dan dapat melewati mereka dan kemudian melewati Casey saat dia melakukan kesalahan kecil. Saat tidak ada rider di depanmu tidak ada pilihan untuk tidak memenangi trek ini dengan kondisi lap terakhir yang sangat sulit. Ketika kami (Ben+Casey) berada diujung lap saya mendapat kekecewaan karena Casey ternyata telah menyalipku tepat di garis finis!! Saya cukup bahagia; kami membuat sesuatu yang luar biasa pada endingnya. Bulan lalu tanpa balapan, kami hanya fokus pada latihan sekarang dan saya di sana bahkan akan lebih kompetitif lagi pada tahun depan. Terima kasih banyak untuk Yamaha dan krunya yang membuat saya menjadi pembalap hebat hari ini. Pagi ini akan berlalu dan terucap selamat tinggal untuk Marco, saya yakin dia mendengar kami dan saya tahu dia akan menerimanya.
Read More..

Tuesday, September 13, 2011

Islam itu Visioner

Beberapa bulan ini gelombang demonstrasi menggejala di mana-mana baik dalam negeri maupun di luar negeri terutama di negara-negara Arab. Demonstrasi besar-besaran yang terjadi di banyak penjuru dunia telah menumbangkan banyak rezim diantaranya yang terjadi pada Januari 2011 adalah tumbangnya rezim Hosni Mubarak serta akhir-akhir ini diktator Libya Moammar Ghaddafi yang sekarang berada di persembunyiannya.
Umumnya dalam demo para demonstran membawa spanduk gambar ataupun tulisan baik tokoh pujaannya maupun tokoh yang dibenci, biasanya tokoh yang dibenci atau yang dilawan kebijakannya karena dianggap tidak sesuai dengan kondisi masyarakat, akan diusung gambar atau image nya dengan aneka cercaan, misalnya diilustrasikan dengan hewan-hewan buas dan menjijikkan lalu dibakar bersama-sama kemudian prosesi tersebut didokumentasikan dan disebarluaskan ke seluruh penjuru dunia. Tak terkecuali tokoh saja, kebencian terhadap suatu negara karena ulah pemimpinnya yang beberapa hari yang lalu terjadi seperti penolakan permintaan maaf Israel terhadap rakyat Turki termasuk tidak diberikannya kompensasi kepada keluarga korban atas serangan terhadap armada kebebasan Mavi Marmara menyulut kemarahan besar warga Turki dengan berdemo besar-besaran dan membakar bendera ‘bintang enam’ Israel.
Nabi Muhammad adalah nabi yang suci, nabi yang terbebas dari dosa, sangat mulia akhlaknya bahkan menjadi penegak supremasi akhlak dan orang nomer satu yang paling berpengaruh di dunia, oleh Allah dilarang untuk mengilustrasikannya ke dalam bentuk apapun baik gambar, karikatur, lukisan, kartun, dan lain-lain. Kita hanya boleh menyebutkan ciri-cirinya saja, adalah salah satu bentuk aturan Allah yang sangat visioner menurutku sebab seandainya tidak ada peraturan tersebut praktis kaum Zionis dan musuh-musuh Islam akan berbondong-bondong membawa foto dan gambar Nabi kemudian diinjak-injak lalu dibakar dan mungkin akan diperlakukan yang lebih keji dari itu.
Untunglah n Alhamdulillah sampai saat ini aturan tersebut masih kita pegang teguh dan ditaati dari agama-agama yang bukan Islam sekalipun, seperti dulu waktu munculnya kartun Nabi Muhammad di Denmark maka muslim di seluruh dunia mengecam keras dan berdemo besar-besaran demi menjunjung tinggi supremasi hukum Islam dan jika hal itu tidak diindahkan maka akan terjadi perang yang sangat dahsyat.
Demikianlah Allah menjaga kemuliaan dan kehormatan seorang Nabi yang sangat dikasihi-Nya dengan membuat aturan itu jauh sebelum percetakan, mesin fotokopi, dan internet ada di jagat raya ini.
Allahu a’lam.
Read More..

Friday, September 2, 2011

Perjalanan Ramadan #15 - Seri Eid ul Fitr

There’s no God but Allah, Muhammad is His Messenger
Ramadan udah berakhir guys, rasanya sedih n ngerasa ada yang hilang cos suasana Ramadan itu sangat menyejukkan penuh dengan kegiatan ibadah meskipun di luar bulan Ramadan semua kegiatan kalo kita niatkan hanya untuk Allah maka semuanya akan bernilai ibadah, tapi tetep lain kalo di bulan puasa...
Eid ul Fitr udah tiba... meskipuan ada perbedaan hari antara Muhammadiyah dan ulil amri tapi toh ga mengurangi esensi dari Idul Fitri itu. Aku termasuk yang ikut berlebaran di hari Rabu 31 Agustus ’11, semua orang di kampungku juga berlebaran di hari terebut.
Pada saat sholat Ied di masjid Darul Hakim & pelatarannya berlangsung semarak, tua muda, laki, perempuan, berduyun-duyun mendatangi masjid dengan pakaian terbaik mereka. Imam sholat Ied berbeda dengan sholat tarawih biasanya, beliau adalah Drs. Sholokhin, MA. Dan khatibnya adalah KH. Ma’sum. Selesai sholat kami saling bersalam-salaman dengan jamaah yang lain... Itulah esensi Idul Fitri yaitu menyempurnakan kesucian diri di bulan Ramadan dengan meruntuhkan keegoisan, kesombongan, dan rasa dendam di hati untuk mengikhlaskan setulusnya kesalahan orang lain dan meminta maaf atas kesalahan yang sengaja dan tanpa sengaja membuat orang lain merasa sakit hati, terhina, teraniaya atas kelakuan kita.
Guys, in the last of Ramadan Series ini, ku mohon maaf atas salah kata salah postingan, moga moment Eid ul Fitr kali ini benar-benar membuat kita kembali ke fitrah ciptaan sesungguhnya yang hanya diciptakan untuk beribadah kepada-Nya.
Read More..

Saturday, August 27, 2011

Perjalanan Ramadan #14 - Seri Masjid Darul Hakim

There's no God but Allah, Muhammad is His Messenger
Saat ini guys, kita udah menjejakkan kaki di Jl. Pembebas dari Api Neraka, memasuki malam yang ke 28 ini ku udah ada di kampung halaman sendiri alias udah mudik sekitar tiga hari yang lalu, di sini ga ada yang bisa ku share tentang ceramah tarawih karena di masjid Darul Hakim ini gak ada penceramahnya, sholat tarawih and witir 23 rekaat, meskipun 23 rekaat gerakan sholatnya ga terlalu buru-buru kok, setiap harinya imam di masjid ini adalah orang yang sama, beliau adalah KH. Mahfudz Shiddiq yang udah berusia lanjut tetapi tetap di daulat untuk jadi imam dalam kebanyakan moment.
In the end of Ramadan ini yang terasa beda dengan di Jogja adalah fenomena thethek dan poyah. Sebenarnya poyah dan thethek di mulai sejak awal Ramadan, cuma ku baru bisa ngerasainnya di akhir Ramadan, kan baru mudik hehe.. Kalo poyah sih kata lain dari petasan atau mercon basa Jogjanya, biasanya poyah di nyalakan sesudah buka puasa sampai subuh pun masih sah-sah aja nyalain poyah. Sementara thethek adalah memukul-mukul alat musik mulai dari kentongan dari bambu, gambang sampai jerigen dipukul sesuai irama sambil berkelompok dan berkeliling kampung, tujuannya adalah untuk membangunkan orang-orang buat makan sahur, tapi terkadang baru jam satu dini hari mereka udah berpatroli jadi agak mengganggu orang yang baru tidur. Biasanya thethek dilakukan oleh anak-anak SD sampai SMA kadang juga ada orang dewasa yang ikut berpartisipasi.
Di masjid Darul Hakim ini di akhir Ramadan suasana sholat tarawih tergolong sepi, mungkin karena masjid yang lumayan besar diisi cuma beberapa shof saja, kemungkinan orang-orang banyak yang tarawih di pondok-pondok dekat rumah, ada juga yang sibuk mempersiapkan kebutuhan lebaran dengan bershopping ria. Satu lagi yang beda dengan di Jogja adalah pada malam-malam ganjil di sepuluh hari yang terakhir diadakan sholat tasbih berjamaah yang dilaksanakan pada pukul 00.30 sampai selesai. Anehnya, jamaah sholat tasbih jauh lebih banyak dibanding sholat tarawih, masjid hampir full, ini disinyalir ga semua pondok melaksanakan sholat tasbih dan jamaahnya lari ke masjid ini, Alhamdulillah selain masjid jadi makmur juga ikut menyemarakkan malam untuk mencari Lailatul Qodar.
Nah, sekian dulu guys sekelumit kisah dari aktifitas Ramadan dari kota ‘Bumi Kelahiran Kartini’.


Read More..

Monday, August 22, 2011

Perjalanan Ramadan #13

There’s no God but Allah, Muhammad is His Messenger
Rasanya lama banget ga mosting cos beberapa hari terakhir diajak going to the Mars not to the Moon alias dapet dispensasi dari langit hehe... jadi ya ga dapet ilmu yang bisa di share ma sobat blogger selain juga agak sibuk ngurusin private mudik... banyak titipan yang harus diselesein semuanya.., tapi ga papa kok guys, kan bisa cari ilmu di mana-mana, di internet banyak.., bahkan di rumah, di lingkungan sekitar kalo kita mau berfikir tentang apa-apa yang diciptakan Allah, itu akan jadi pelajaran yang sangat bernilai n dapet pahala pula, seperti dalam QS. Al-Baqarah ayat...
“Sesungguhnya di dalam penciptaan langit dan bumi dan pergantian siang dan malam terdapat tanda-tanda kekuasaan Allah bagi kaum yang berfikir”
“Yaitu orang-orang yang selalu mengingat Allah dalam keadaan berdiri, duduk, dan berbaring dan teboaselalu memikirkan penciptaan langit dan bumi seraya mendoa ‘Ya Tuhan kami tidaklah Engkau ciptakan ini dengan sia-sia, Maha Suci Engkau jauhkanlah kami dari siksa neraka”.
 Kalo baca ato denger ayat di atas jadi inget waktu kuliah Studi Islam IV yang diampu oleh pak Martomo Setyawan, Kaprodi Teknik Kimia, beliau menuliskan ayat tersebut di whiteboard dan melemparkan pertanyaan kepada audience (waktu itu kuliah bareng anak Elektro + Kimia jadi satu). “Apakah Albert Einstein termasuk ulil albab? Apakah Thomas Alfa Edison termasuk ulil albab?” Ada salah satu anak elektro yang menjawab “Ya” dan ada juga yang “Tidak”, aku juga sempat bingung karena ulil albab kan artinya kaum yang berfikir, dan Einstein + Alfa Edison kan termasuk kaum yang berfikir....
 Tapi kemudian Pak Martomo menjelaskan bahwa yang disebut ulil albab adalah orang yang berfikir dan selalu mengingat Allah dalam keadaan berdiri, duduk dan berbaring, dan tentu saja Einstein dan Edison yang notabene bukan muslim (Allahu a’lam) tentu ga mengingat Allah meskipun mereka selalu berfikir tentang ciptaan Allah, lalu beliau juga mencontohkan seorang ulil albab adalah seperti Ibnu Sina, Imam Al-Ghazali, Imam Malik, dan pemikir-pemikir Islam yang lain.
Read More..

Thursday, August 18, 2011

Perjalanan Ramadan #12

There’s no God but Allah, Muhammad is His Messenger
Melangkahkan kaki di Jl. Maghfirah malam ke 19 bulan suci, ga terasa hampir 2/3 kita menjalaninya. Syukur Alhamdulillah sampai saat ini kita masih diberi kesempatan dan kenikmatan ber-Islam dan beriman kepada-Nya, kalo bukan karena petunjuk-Nya, mungkin kita udah tergelincir ke jalan yang sesat, naudzubillah min dzalik..
Penceramah pada kesempatan tarawih kali ini adalah bapak Drs. Ali Mansyur, beliau menyampaikan bahwa bulan Ramadan adalah bulan yang suci, bulan yang mulia dibanding bulan-bulan yang lain dalam tahun Hijriyah. Suatu bulan yang memuliakan manusia, indikasi memuliakan manusia ini adalah bulan di mana Allah memuliakan orang-orang kaya, orang-orang mampu dan berada dengan memberi kesempatan kepada mereka untuk shodaqah, berinfaq dan zakat untuk membersihkan harta benda mereka dari yang haram atau yang bukan menjadi haknya, memberi kesempatan untuk beramal sebanyak-banyaknya. Lalu bulan di mana Allah memuliakan orang-orang yang tak berada, kaum dhuafa, mustahiq zakat yaitu memberi kesempatan kepada mereka mengambil haknya atas zakat dan shodaqah orang-orang kaya agar sedikit meringankan beban dan turut bergembira di bulan Ramadan dan Idul Fitri nanti.
Bulan Ramadan juga memuliakan orang-orang yang pintar, berilmu dengan memberi kesempatan kepada mereka uantuk mengajarkan baik ilmu agama yang utama maupun ilmu umum, mengajarkan ilmu agama seperti mengajar iqro’ dan ilmu tajwid ataupun memberi ceramah/kultum, dsb.
Di sini bulan Ramadan juga memuliakan orang-orang yang tak pintar atau tak punya banyak ilmu, pada kesempatan Ramadan ini mereka bisa berlomba-lomba untuk menimba dan menambah ilmu agama maupun ilmu umum, bulan Ramadan adalah bulan yang melipatgandakan setiap amal kebaikan akan dibalasi Allah dengan pahala yang berlipatganda, insyaAllah...
Demikian guys, yang ku dapetin malem ini, ga ada tendensi apapun kecuali ingin berbagi sedikit ilmu yang diberikan Allah kepadaku melalui orang-orang yang kompeten dibidangnya, moga dapat bermanfaat terutama untuk diri sendiri, Amiin...
Read More..

Wednesday, August 17, 2011

Perjalanan Ramadan #11

There’s no God but Allah, Muhammad is His Messenger
Malam ini ku kembali memakmurkan masjid Kadipaten yang deket tempat kos aja...
Imam dan penceramahnya adalah bapak Prasetyo, yang agak disayangkan pada waktu sholat isya’ dan seterusnya imam terkesan terburu-buru dalam setiap bacaan dan gerakannya.
Dalam kultumnya dikatakan bahwa pada saat ini umat Islam di Indonesia mengalami musibah terbesar sepanjang sejarah kehidupan di Indonesia, yaitu 66 tahun silam pada saat dicetuskannya Piagam Jakarta tanggal 22 Juni 1945 dua bulan sebelum diproklamirkan teks Proklamasi menyatakan bahwa pada alenia keempat sila pertama berbunyi: “Dengan berdasar kepada keTuhanan, dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya”. Masyarakat muslim di Indonesia telah dikhianati karena pada tanggal 18 Agustus 1945 disyahkan undang undang dasar sila pertama yang seharusnya Dengan berdasar kepada keTuhanan, dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya diganti dengan Ketuhanan yang Maha Esa. Seandainya saja sila pertama adalah Dengan berdasar kepada keTuhanan, dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya maka di negara ini masyarakatnya akan menjalankan hukum sesuai syariat Islam, seperti hukum potong tangan, qishosh, dll. Jika hukum Islam ditegakkan maka kejahatan/kriminalitas akan dapat berkurang secara signifikan, misalnya saja ada seorang yang mencuri maka akan dipotong tangannya, hal ini akan menimbulkan sikap jera pada sang pelaku, peminum khamr misalnya kalau hukum sekarang yang berlaku adalah dipenjara, dikasih makan dan fasilitas lain, di dalam penjara tersebut orang-orang yang meminum khamr ataupun pencuri justru bisa belajar banyak dari sang senior bagaimana cara melakukan kejahatan yang lebih besar serta rapi agar tidak tertangkap. Kalau diterapkan hukum Islam maka peminum khamr akan di dera atau digebukin sebanyak 80 kali, dengan demikian pelaku akan jera dan tak mengulanginya lagi.
Kayaknya segini aja deh review ceramah malam ini, mungkin kurang komplit dan banyak kekurangan tentunya. Wallahu a’lam.
Read More..

Tuesday, August 16, 2011

Perjalanan Ramadan #10 - Serie Masjid Gedhe Kauman

There’s no God but Allah, Muhammad is His Messenger
Well guys,,
Alhamdulillah we meet again di perjalanan Ramadan yang pada malam ini berada di awal hari yang ke 17, safari tarawih kali ini bertempat di masjid Gedhe Kauman dengan imam dan penceramahnya Prof. Dr. Nurrahman Hajam dengan mengangkat tema pembentukan masyarakat yang baik berawal dari keluarga yang sakinah mawaddah warahmah. Suatu bangsa bisa dikatakan maju dan berkembang apabila di dalam suatu keluarga terdapat pendidikan yang baik termasuk akhlak, moral, sosial, dll. Nabi Ibrahim adalah nabi yang mengajarkan ketauhidan, memberantas berhala-berhala yang banyak dibuat di kala itu termasuk Azar, bapaknya nabi Ibrahim sendiri. Dewasa ini berhala-berhala tersebut bermetamorfose menjadi layar kaca maupun gadget terbaru nan canggih. Cobalah perhatikan anak-anak sekarang kalau sudah asyik dengan blackberry-nya, dipanggil orangtuanya tidak akan mempedulikan karena sudah asyik ber-bbm ria. Acara-acara di televisi juga pas adzan maghrib biasanya di set dengan acara yang bagus-bagus jadi kebanyakan orang enggan beranjak dari depan layar kaca jika terdengar adzan maghrib di luar bulan Ramadan.
Disebutkan dalam QS. Luqman ayat :13
“Dan (ingatlah) ketika Luqman berkata kepada anaknya, di waktu ia memberi pelajaran kepadanya: ”Hai anakku, janganlah kamu mempersekutukan Allah, sesungguhnya mempersekutukan (Allah) adalah kezaliman yang besar”.
Yang pertama kali diajarkan Luqman kepada anaknya adalah tantang ketauhidan – pengesaan Allah. Itulah makanya setiap bayi yang baru lahir kalimat yang pertama kali diperdengarkan ke telinga si bayi adalah adzan.
Kemudian pada ayat 14 : “Dan Kami perintahkan kepada manusia (agar berbuat baik) kepada kedua orang ibu bapaknya; ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam dua tahun. Bersyukurlah kepada-Ku dan kedua orang ibu bapakmu, hanya kepada-Kulah kembalimu.”
Ada seorang laki-laki yang yang dengan susah payah menggendong ibunya yang lumpuh dari Yaman sampai ke Mekkah, laki-laki tadi bertanya kepada Abu Bakar, wahai Abu Bakar, apa yang telah aku lakukan (menggendong ibu dari Yaman sampai Mekkah) sudah bisakah untuk membalas jasa-jasa ibuku?, Abu Bakar menjawab: “Belum, karena pada waktu ibumu melahirkanmu, jiwa raga, hidup dan mati dia pertaruhkan demi kamu, lalu selama dua tahun dia menyusuimu, ASI adalah saripati ibumu yang kamu ambil setiap saat kamu membutuhkannya.”
Lalu pada ayat 15: “Dan jika keduanya memaksamu untuk mempersekutukan dengan Aku sesuatu yang tidak ada pengetahuan tentang itu, maka janganlah kamu mengikuti keduanya, dan pergaulilah keduanya di dunia dengan baik, dan ikutilah jalan orang yang kembali kepada-Ku, kemudian hanya kepada-Kulah kembalimu, maka Kuberitakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.”
Meskipun orangtua kita menyuruh untuk menyekutukan Allah maka kitapun harus bisa menolak dengan cara halus dan dengan sopan santun.
Lalu pada ayat 16 dan 17:
“(Luqman berkata): “Hai anakku, sesungguhnya jika ada (sesuatu perbuatan) seberat biji sawi, dan berada dalam batu atau di langit atau di bumi, niscaya Allah akan mendatangkannya (membalasnya). Sesungguhnya Allah Maha Halus lagi Maha Mengetahui.”
“Hai anakku, dirikanlah sholat dan suruhlah (manusia) mengerjakan yang baik dan cegahlah (mereka) dari perbuatan yang mungkar dan bersabarlah terhadap apa yang menimpa kamu. Sesunggunya yang demikian itu termasuk hal-hal yang diwajibkan (oleh Allah).

Begitu mulianya pendidikan yang diajarkan oleh Luqman, bahwa segala perbuatan baik maupun buruk sebesar biji sawi pun maka semuanya pasti tertulis dan akan mendapatkan balasan dari Allah di akhirat kelak.
Lalu ayat 18 dan 19:
“Dan janganlah kamu memalingkan mukamu dari manusia (karena sombong) dan janganlah kamu berjalan di muka bumi dengan angkuh. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong lagi membanggakan diri.”
“Dan sederhanalah kamu dalam berjalan dan lunakkanlah suaramu. Sesungguhnya seburuk-buruk suara ialah suara keledai.”

Banyak sekali orang yang “merasa” atau berlaku sombong, misalnya saja orang yang memiliki ilmu tentang geodesi, dia sudah merasa pintar dan banyak ilmunya padahal dia hanya memiliki sedikit ilmu tentang geografi atau ilmu-ilmu sosial yang lain dan bahkan tak memiliki sedikitpun ilmu tentang elektro. Dibandingkan dengan Allah yang Maha Luas ilmu-Nya masihkah kita patut untuk membanggakan diri?.
Yang dimaksud dengan sederhana dalam berjalan adalah janganlah berjalan terlalu cepat dan jangan pula terlalu lambat.
Dari keluarga yang sakinah mawaddah warahmah lah yang akan tercipta pendidikan anak yang baik, berakhlaqul karimah dan bermoral santun serta selalu meninggikan kalimat tauhid.

 Itulah guys, hasil hunting ustadz dari safari tarawih malem ini, kalo ada kekurangannya dalam mereview harap dimaklumin, kalo ada kelebihannya (kayaknya ga mungkin hehe...) ambil aja...
 Oya ga lupa ku ucapin Dirgahayu n salam Indonesia merdeka!!
Read More..

Sunday, August 14, 2011

Perjalanan Ramadan #9

There’s no God but Allah Muhammad is His Messenger
Thank God sampai saat ini ku masih bisa ngerasain seluruh nikmat yang Engkau berikan. Come on guys, kita lanjutin lagi perjalanan malam ini yang sudah sampai tengah bulan Ramadan.
Masjid Kadipaten tanggal 15 Ramadan imamnya adalah Drs. Ali Mansyur, dan resume kkultumnya adalah kira-kira sebagai berikut: Pada tanggal 17 Ramadan nanti atau hari Nuzulul Qur’an adalah bertepatan dengan tanggal 17 Agustus yang merupakan hari proklamasi kemerdekaan bangsa ini, untuk itu marilah kita jadikan momentum kali ini untuk memperbaiki kemerosotan moral, kemerosotan keadilan, dan kemerosotan nasionalisme. Kejujuran saat ini sudah menjadi barang yang langka dan mahal harganya, kita lihat banyak fenomena korupsi terjadi di mana-mana bahkan para pejabat tinggi negara yang notabene bekerja untuk rakyat justru bertindak sebaliknya yaitu memangsa dan memeras rakyatnya sendiri.
Tanggal 17 Agustus nanti adalah 66 tahun Indonesia merdeka yang pada tanggal 16 nanti akan diadakan syukuran bersama, 66 tahun lalu biasanya diinstruksikan untuk melakukan tirakatan yang isinya hanyalah hiburan semata, maka untuk saat ini bapak walikota Yogyakarta Heri Zudianto menginstruksikan untuk mengganti tirakatan menjadi acara syukuran, kita patut bersyukur atas darah para syuhada demi merebut negara ini dari tangan penjajah.
Refleksi 17 Agustus dan 17 Ramadan dalah untuk memperbaiki kemerosotan akhlak, untuk meningkatkan derajat taqwa dengan melakukan sebanyak-banyaknya hal yang diperintahkan Allah, serta yang tak kalah pentingnya adalah untuk meningkatkan rasa nasionalisme yang kian menurun dengan adanya propaganda baik melalui media cetak, telekomunikasi maupun cyber.
I think that’s all, moga-moga besok bisa nerusin lagi...
Read More..

Friday, August 12, 2011

Perjalanan Ramadan #8 - Seri Masjid Kampus UGM

There’s no God but Allah, Muhammad is His Messenger
Bismillahirrahmanirrahim..
Alhamdulillah guys, ku bisa nerusin lagi perjalanan Ramadan yang udah merangkak di jalan Maghfirah. Hari ini temen2ku ngajakin tarawih di luar atau bahasa enaknya safari tarawih, jam 5 sore kita udah cabut menuju Kotabaru buat nyari menu buka puasa dan akhirnya kita nemuinnya di sekitaran Telkom, berhenti buat batalin puasa di lesehan pinggir jalan.
Sehabis sholat maghrib di Telkom kita meluncur ke masjid UGM, pas aku liat jadwal penceramah malam ini adalah Prof. Dr. H. Ahmad Minhaji, M.A., Ph.D berhubung beliau mungkin berhalangan maka imam dan penceramah malam ini adalah bapak H. Muhammad Jazir, ASP. Resume yang ku buat mungkin jauh dari aslinya cos latar belakang pendidikanku adalah teknik yang ga banyak tau tentang bahasa intelektual maupun konseptual apalagi posisi sekarang udah mantan mahasiswa yang ga pernah tersentuh lagi ma dunia kampus, harap maklum ya??.
Dalam tausiyahnya yang luar biasa kira-kira beliau menyampaikan bahwa dalam sebuah hadits muttafaqun ‘alaih: Barangsiapa yang menegakkan sholat Isya’ di masjid maka seakan-akan dia telah menegakkan sholat separuh malam. Kalau di dalam Alqur’an disebutkan : “Orang yang memakmurkan masjid-masjid Allah adalah orang-orang yang beriman kepada Allah, mendirikan sholat dan menunaikan zakat”. Rosulullah berkata: “Tempat yang paling dicintai Allah adalah masjid dan tempat yang paling dibenci Allah adalah pasar.” Semua peradaban manusia tumbuh dari dua tempat ini, yaitu masjid dan pasar, siapa yang paling berkuasa di pasar adalah yang paling banyak akumulasi kapitalnya. Revolusi industri di Inggris adalah suatu peradaban pasar yang melahirkan kapitalisme, dan kapitalisme melahirkan kolonialisme, untuk bisa mengembangkannya maka diperlukan kekuasaan besar yaitu imperialisme dan hal ini menyebabkan dampak yang buruk di dunia seperti adanya penjajahan baik secara politik, ekonomi, sosial, dan lain-lain..
Saat ini kita telah kembali pada peradaban paling primitif yaitu peradaban pasar, gaya hidup dipengaruhi pasar/trendsetter, gaya anak muda mengikuti fragmentasi yang makin banyak, agama pun mengikuti perkembangan pasar global melakukan fragmentasi dengan lingkungan lama.
Sedangkan masjid itu mempunyai empat fungsi:
• Pusat ilmu
• Pusat ibadah
• Pusat pengembangan masyarakat
• Pusat kehidupan sosial
Di masjid yang merupakan pusat ilmu kita bisa berdiskusi tentang banyak hal selain fungsi yang paling fundamental untuk beribadah (mahdhoh). Kita dapat mempererat ukhuwah antara muslim satu dengan muslim yang lain yang nantinya akan terbentuk masyarakat madani yang berbasis masjid. Mudah-mudahan kita termasuk orang yang muhtadin (yang diberi petunjuk) yaitu orang yang hati mereka itu melekat di masjid dalam rangka memperkuaat tali silaturrahmi dan memakmurkan masjid.
Istiqlal berarti merdeka, kata Bung Karno: “Tiada Istiqlal tanpa syuhada”, Indonesia tak mungkin merdeka tanpa adanya pejuang-pejuang kemerdekaan (syuhada). Pejuang-pejuang Islam lah yang menghantarkan bangsa Indonesia ke depan pintu gerbang kemerdekaan Republik Indonesia yang bersatu, berdaulat, adil dan makmur meskipun sampai saat ini kita masih berdiri di depan pintu gerbang tersebut (ggrrrrr...!!).
Karena kemerdekaan itu ada tiga:
• Merdeka dalam berdaulat/berpolitik, apakah Indonesia sudah? Saya rasa belum.
• Merdeka secara ekonomi, maksudnya berdikari. Padahal negara kita adalah negara yang bergantung pada negara lain karena aset-aset besar ataupun perusahaan yang menguasai hajat hidup orang banyak sudah tidak dikuasai oleh negara dengan adanya privatisasi swasta asing.
• Merdeka dalam hal budaya yaitu berkepribadian nasional.
Kalau kita belum mendapatkan ketiganya, maka itu namanya kita masih di depan pintu gerbang kemerdekaan meskipun hal tersebut sudah kita raih 66 tahun yang lalu.

Demikianlah sobat yang bisa ku resume dari ceramah malam ini, mohon maaf jika dalam merangkum terdapat banyak kesalahan. Udah dulu ya, insyaAllah kita lanjutin lain waktu.
Read More..

Wednesday, August 10, 2011

Perjalanan Ramadan #7

There’s no God but Allah, Muhammad is His Messenger
Bismillahirrahmanirrahim..

Jalan Rahmat telah ku tinggalkan , kini ku memulai hari pertama melangkahkan kaki di Jalan Maghfirah.
All praises to Allah, segala puji teruntuk Sang Kekasih yang penuh cinta kepada yang mencintainya. Sekali lagi ku persembahkan rasa syukur ini kepada-Nya yang telah (lagi-lagi) menyelamatkan jiwaku dari ancaman marabahaya dan kecelakaan serta ak henti-hentinya melindungiku, melimpahkan kasih sayang-Nya walaupun terkadang ku melupakan-Nya dan mendurhakai-Nya.
Sholawat dan salam ku haturkan kepada Sang Pembawa peradaban tertinggi di dunia, pembebas kejahiliyahan dan Sang penegak supremasi akhlak yang dengan kehadirannya hidup ini jadi indah dan terarah menuju zaman yang cerah.
Thanks a lot juga teruntuk Mimi dan Pa yang selalu memberikan support doa yang tiada henti-hentinya siang dan malam, sungguh kontribusi itu memberi efek yang besar pada kehidupanku.
Kultum malam ini menyampaikan sebuah hadits oelh Drs. HM. Ali Mansyur bahwa gunakanlah 5 hal sebelum datang 5 hal (seperti lagunya Raihan) yaitu: gunakanlah waktu mudamu sebelum datang masa tuamu, gunakan sehatmu sebelum datang sakitmu, gunakan masa kayamu sebelum datang miskinmu, gunakan waktu longgarmu sebelum datang waktu sempitmu, dan yang terakhir gunakan hidupmu sebelum datang kematian menjemput.
Yang pertama adalah gunakan waktu mudamu sebelum masa tuamu, saat kita masih muda janganlah digunakan untuk foya-foya, kongkow-kongkow, dll, sebaiknya masa muda digunakan untuk hal-hal yang bermanfaat seperti menimba ilmu sebanyak-banyaknya untuk bekal di masa tua. Yang kedua adalah pergunakan sehatmu sebelum sakitmu, saat otot dan tulang masih kokoh, kita pergunakan untuk berkontribusi pada lingkungan yang memberi manfaat dan berpahala seperti ikut kerja bakti membuat saluran air, mengadakan tong sampah di masjid, dll. Untuk yang ketiga adalah gunakan saat kayamu sebelum datang miskinmu, maka pada saat kaya kita bisa pergunakan untuk berinfaq, bershodaqah dan berzakat untuk orang fakir miskin maupun korban bencana.
Yang keempat adalah gunakan waktu longgarmu sebelum datang sempitmu, Alhamdulillah saat ini kita masih di beri kelonggaran waktu bisa melakukan tarawih berjamaah di masjid ini sebelum datang kesibukan-kesibukan yang melenakan. Dan yang terakhir gunakan waktu hidupmu sebelum datang kematianmu, hidup di dunia ini adalah sawah akhirat atau ladangnya akhirat untuk mencari bekal dan beramal sebanyak-banyaknya demi perjalanan jauh menuju kampung akhirat.
Moga hadits tadi menjadi reminder kita untuk selalu menggunakan kesempatan untuk melakukan hal terbaik dan bermanfaat, amiin.



Read More..

Tuesday, August 9, 2011

Perjalanan Ramadan #6

There’s no God but Allah, Muhammad is His Messenger
Day after day menapaki Jalan Rahmat, kini ku telah berada di ujungnya, tepat 10 malam udah dijalani, detik demi detik menghalau godaan yang setiap saat selalu datang menghampiri...
Untuk kultum malam ini, pembicaranya bapak Hardjibun beliau menyampaikan bahwa: Alhamdulillah kita sudah menjalani 9 hari berpuasa dan sekarang kita memasuki hari yang ke sepuluh, pada 10 hari yang pertama di bulan Ramadan maka Allah melimpahkan kepada kita barakah dan rahmat-Nya. Semoga kita termasuk orang-orang yang diberi rahmat dan barakah, amiin..
Dalam sebuah hadits disebutkan bahwa ada tiga golongan orang yang diampuni Allah dan akan dikabulkan doa-doanya. Golongan tersebut adalah pemimpin yang adil, orang yang teraniaya, dan yang terakhir adalah orang yang sedang berpuasa, bagi orang yang sedang berpuasa insyaAllah doanya tidak akan ditolak oleh Allah SWT.
Moga kita termasuk orang yang diampuni dan dikasihi Allah karena berusaha melaksanakan apa yang diperintahkan dan berusaha menjauhi apa yang dilarang-Nya, dan yang selalu kita harap-harapkan adalah ridho dan cinta dari Yang Maha Satu.

Thanks guys for u’r attention, maybe next chance I’ll be back...
Read More..

Sunday, August 7, 2011

Perjalanan Ramadan #5

There’s no God but Allah Muhammad is His Messenger
Ga terasa udah satu minggu jalanin lapar n dahaga untuk menapak di Jalan Rahmat 8, pagi tadi libur guys, jadi ya waktu tarawih ga kerasa ngantuk cuma ngerasa dingin luar biasa cos kipas anginnya dinyalain untung yang AC adanya di tempat jamaah muslim. Ga tau tuh akhir2 ini jogja udaranya dingin banget, kalo mo keluar ambil wudhu aja rasanya kayak di kutub, mungkin pengaruh global warming kali ya, jadi cuaca n temperatur suka berubah-ubah seenaknya sendiri.
Kultum tadi cuma bacain satu hadits aja, jadi ya bukan kultum namanya orang tiga menit aja ga ada. Oleh bapak Drs. HM. Wahdan, beliau menyebutkan sebuah hadits yang intinya begini: “Kalau anak adam meninggal dunia maka terputuslah segala amalannya kecuali tiga perkara yaitu: menafkahkan sebagian rizki di jalan Allah (amal jariyah), ilmu yang bermanfaat dan yang terakhir adalah anak sholeh yang terus menerus mendoakan kedua orang tuanya.
That’s all guys, Cuma segitu aja yang ku dapetin malem ini. Yaa.. ada seneng n ada ga nya, senengnya bisa pulang lebih cepet, n ga senengnya ga dapet ilmu yang lebih banyak...

Read More..

Saturday, August 6, 2011

Perjalanan Ramadan #4

There’s no God but Allah, Muhammad is His Messenger
All praises to Allah, Thank Allah for all the things U’ve given to me..

Guys, sekarang ku telah berada di Jalan Rahmat 7, kemaren ga bisa mosting cos ga ada kultumnya n ku ga dapet2 inspirasinya jadi ya terpaksa baru malem ini ku terusin petualangan Ramadan ku..
Inti puasa (fasting, basa kerennya hehe) adalah pengendalian dari nafsu dan niat yang tidak baik yang menjerumuskan kita pada kegagalan meraih pahala yang disediakan Allah.
Kuliah malem ini diisi bapak Anhar Rusli, S.H., beliau mengajak kita untuk senantiasa mensyukuri nikmat kesempatan bisa berada di hari ketujuh bulan suci ini, marilah sholawat kita haturkan kepada nabi besar Muhammad saw yang menjadi pembebas zaman kegelapan.
Dalam sebuah ayat Alqur’an Allah berfirman: “Katakanlah (Muhammad) barangsiapa yang mencintai-Ku maka taatilah Aku. Jika kita sudah menyatakan untuk mencintai Allah maka konsekuensinya adalah kita harus mau bahkan rela untuk melaksanakan perintah Allah dan menjauhi apa-apa yang tidak disukai oleh-Nya. Perintah Allah diantaranya adalah sholat lima waktu, melaksanakan puasa Ramadan, zakat bagi yang mampu serta shodaqah, kalau kita cuma mampu shodaqah misalnya 100 perak maka Allah tidak akan menyia-nyiakan amalan Anda, karena Tuhan itu tidak pernah membebani manusia melebihi kemampuannya “Laa tukallifullaaha nafsan illaa wus’ahaa”. Adapun kalau kita tidak bisa shodaqah dengan uang atau barang maka kita bisa bershodaqah dengan kata-kata yang baik, kalaupun toh masih tidak bisa berkata-kata atau berbicara yang baik-baik maka langkah terbaik adalah diam, kalau diajak menggunjing/ghibah orang lain, kita biarkan saja orang tersebut biar kita tidak terseret kepada puasa yang sia-sia artinya puasanya hanya mendapat lapar dan dahaga, dan pahalanya hilang entah kemana.
Menjadi perempuan itu banyak sekali dispensasinya untuk bisa masuk surga melalui pintu manapun hanya dengan 4 cara:
• Melaksanakan sholat wajib lima waktu
• Berpuasa Ramadan
• Menjaga kehormatan diri dan suami
• Mentaati perintah suami selama perintahnya tidak menyalahi ketentuan agama
So, gampang kan? Menjadi seorang perempuan yang bisa masuk surga lewat pintu manapun yang disukainya..

Well, that’s my Ramadan Adventure on Rahmat Street 7. May Allah bless u, guys!!
If Allah willing, besok kita lanjutin lagi buat petualangan berikutnya.
Salam damai..
Make peace not war!!
Read More..

Thursday, August 4, 2011

Perjalanan Ramadan #3

Bismillahirrahmaanirrahiim
Laa ilaaha illallaah Muhammadan rasulullaah..

All praises to Allah ku haturkan teruntuk Sang Kekasih atas setiap tarikan nafas yang telah diberikan hingga saat ini ku masih bisa merasakan detik-detik dalam nuansa Ramadan yang menyejukkan.
Perjalanan kali ini telah berada pada jalan Maghfirah 5, insyaAllah..
Malam ini agak istimewa karena di masjid Kadipaten penceramahnya adalah bapak Hanafi Rais, beliau adalah putra praktisi politik Amin Rais yang sangat fenomenal dengan reformasinya. Semoga beliau di mata Allah juga istimewa karena beliau memiliki banyak sekali ilmu pengetahuan dan Allah akan meninggikan beberapa derajat bagi hambanya yang beriman dan berilmu.
Kurang lebihnya beliau mengatakan dalam kultumnya bahwa kita sebaiknya selalu mensyukuri setiap nikmat yang dicurahkan pada kita yang tak ternilai jika kita nominalkan. Mensyukuri telah diturunkannya Muhammad sebagai pembebas kejahiliyahan menuju era pencerahan. Nikmat sehat, nikmat berislam dan nikmat bisa berada di bulan ini, bulan yang kita rindukan dan tersemat dalam doa kita tahun lalu pada waktu berada di penghujung bulan Ramadan “Ya Allah berilah kenikmatan kepada hamba untuk bisa bertemu lagi dengan Ramadan tahun depan”.
Dalam bulan ini yang sangat penting untuk kita amalkan adalah membaca Alqur’an karena dalam Alqur’an terdapat dua definisi penting yaitu sebagai pedoman atau petunjuk bagi seluruh umat dan sebagai pembeda antara yang haq dan yang batil (yang benar dan yang salah).
Kita harus dapat mengimani dan mengamini ayat-ayat Alqur’an, karena janji Allah pasti akan ditepati-Nya yaitu memberikan pahala yang berlipat ganda dan kehidupan yang tenteram sejahtera dunia akhirat, kalau janji presiden atau menteri terkadang bisa meleset tapi kalau janji Allah pasti akan terlaksana dengan mengatakan kun fayakun asalkan kita yakin dengan iman yang teguh.
Dengan Alqur’an sebagai pedoman maka kita dapat menentukan arah hidup kita, kalau kita naik motor atau mobil kita harus tahu pedomannya kapan kita harus ngerem, kapan kita harus menaikkan gasnya, kapan harus berhenti, berjalan pelan-pelan, belok, dan lain-lain. Demikian juga Alqur’an, jika kita berpegang teguh padanya maka langkah kita akan teratur, akan dituntun Allah pada jalan yang dikehendaki-Nya.
Mufassirin Sayyid Qutub mengatakan jangan pernah mengaku menjadi seorang muslim kalau belum membaca Alqur’an satu juz dalam sehari. Semoga pernyataan tersebut bisa jadi motivator untuk kita agar tergerak untuk membaca dan mempelajari Alqur’an sebanyak-banyaknya dan sebagai kemudi pada perjalanan hidup kita.
Segitu dulu guys, risalah yang ku terima malam ini, maybe banyak kekurangannya mohon dimaafin...
Please say to everybody all over the world that Islam is Peace!!
wassalam
Read More..

Wednesday, August 3, 2011

Perjalanan Ramadan #2

Perjalanan Ramadan kali ini telah sampai di Jalan Rahmat 4.
Hari ini adalah hari pertamaku masuk kerja setelah 4 hari libur, di tempat kerja Alhamdulillah aku ga merasakan lemas, rasanya seperti hari-hari biasa cuma bedanya agak haus sedikit.
Ku tulis postingan ini ditemenin lagu ‘Thank You Allah’ nya Maher Zain, itu adalah salah satu lagu religi favoritku, kemaren juga abis download lagunya Farid AlHadi, singer asal Santa Clara California, US, seorang musisi muslim yang mengusung genre hip hop, soul dan R&B, dia jadi followerku di twitter n aku ditawari untuk mendownload lagu-lagunya dengan album Muslimvation, lagu tersebut turut menghiasi seri religi di Winamp ku.
Untuk risalah malam ini, khatib dan imam di masjid Kadipaten adalah Bapak Drs. H. Ali Marzuki beliau menyampaikan bahwa di dalam sebuah hadits berkisah tentang seorang sahabat yang bertanya kepada Nabi: “Amalan apakah yang paling disukai Allah, ya Rasul?. Nabi pun menjawab: shalat tepat waktu, berbakti pada kedua orang tua, dan jihad di jalan Allah. Pertama shalat tepat waktu, kita usahakan untuk selalu shalat tepat pada waktunya, kalau maghrib, Isya, dan subuh insyaAllah kita bisa menepatinya tapi untuk dhuhur dan ashar sepertinya agak terlewatkan karena biasanya kalau dhuhur kita pas disibukkan dengan pekerjaan, dan kalau ashar saatnya pulang kerjabiasanya badan sudah terasa capek lalu ngantuk dan tertidur dan gak terasa sudah jam setengah lima. Nah, untuk mengantisipasi hal tersebut maka pada waktu terdengar adzan dhuhur atau waktu sudah menunjuk pukul 12 sebaiknya kita segera ambil wudhu demikian pula untuk ashar.
Yang kedua adalah berbakti kepada kedua orang tua baik pada waktu orang tua masih sehat lebih-lebih pada waktu orang tua sedang sakit, kita bisa menyediakan menu buka puasa ataupun sahur untuk ayah dan ibu kita itu adalah salah satu bakti kita kepada orang tua.
Dan yang ketiga adalah berjuang di jalan Allah atau jihad fisabilillah, kita bisa bisa berjihad dengan harta dan tenaga untuk membela agama Allah, termasuk dengan mengajak orang-orang sekitar untuk ikut shalat berjamaah yang tadinya kongkow-kongkow di sudut jalan, lebih-lebih kalau mau ikut puasa dan tadarus. Itulah 3 hal yang paling disukai Allah kalau kita sudah bisa melakukannya maka sempurnalah kita untuk menjadi penghuni surga.
Moga bisa jadi pelajaran dan tuntunan serta bermanfaat untuk diriku sendiri lebih-lebih untuk orang lain, amiin.
Read More..

Graphene - Plastik Masa depan

Meskipun artikel agak usang, namun menurut saya ilmu pengetahuan itu tidak ada ruginya untuk diketahui, siapa tahu ada yang membutuhkannya di kemudian hari. Artikel ini saya ambil dari Sains-Teknologi-Otomotif KR.
Lantaran gigih meneliti mengenai graphene, maka 2 ilmuwan berdarah Rusia, Andre Greim dan Konstantin Novoselov berhasil meraih nobel Fisika, Associated Press melaporkan, Rabu(6/10). Graphene merupakan material unik yang disebut-sebut sebagai plastik masa depan. Graphene sangat kecil ukurannya tak lebih dari sebuah atom, namun memiliki kekuatan 100 kali lebih keras dari baja. Temuan zat ini memungkinkan terciptanya komputer yang lebih cepat, pesawat yang lebih ringan, touch screen yang lebih transparan, dan lain-lain.
Kedua ilmuwan yang bekerja di University of Manshester, Inggris ini bereksperimen dengan graphene, helaian atom karbon yang digabungkan membentuk pola mirip kawat ayam. Geim dan Novoselov menggunakan isolasi plastik untuk mengumpulkan serpihan graphene dari graphite yang merupakan isi pensil. Temuan ini dilaporkan 6 tahun yang lalu dan membuka jalan bagi ilmuwan untuk membangun blok untuk elektronika dan material keras. “Graphene punya potensi untuk mengubah hidup manusia seperti yang terjadi pada plastik” ujar Geim (51) yang kini menjadi warga negara Belanda. Novoselov (36) menjadi ilmuwan termuda yang menerima nobel sejak tahun 1973. Kini Novoselov memiliki dua kewarganegaraan; Inggris dan Rusia.
Graphene memiliki properti elektrik yang bisa untuk membuat transistor yang lebih cepat, komponen kunci pada sirkuit elektronik dan akhirnya menghasilkan komputer yang lebih baik, demikian penjelasan Komite Nobel.
Sehelai kecil atom karbon bisa untuk membuat telepon seluler yang lebih canggih. Lantaran transparan, maka akan menghasilkan layar komputer yang lebih baik serta sel matahari yang lebih baik pula. Lantaran kekuatannya maka graphene akan menghasilkan material komposit yang super kuat dan super ringan dan berguna untuk membangun pesawat, mobil, satelit, dan lain-lain. Bidang ini tergolong sangat baru.
Para ilmuwan kini mencari cara praktis untuk membuat graphene murni dalam skala besar. Pemenang nobel Fisika mendapat hadiah uang 1,5 juta dolar AS.
sumber: STO KR

Read More..

Tuesday, August 2, 2011

Perjalanan Ramadan #1

Bismillahirrahmanirrahim...
There's no God but Allah, Muhammad is His Messenger

Hari kedua di bulan Ramadan tahun 1432H, 02 Agustus 2011 M, cuaca siang hari begitu panas, meskipun begitu toh aku ga ngerasain karena aku ga ada aktifitas di luar alias libur, seharian di kamar ngenet, surfing, nyari ini itu tapi juga ga ketemu-ketemu yang dicarinya hehe... sabar...sabar..
Malam harinya seperti biasa aku bersama ibu kos berangkat ke masjid Kadipaten buat shalat tarawih, ga jauh2 amat kok masjidnya, jadi ya mungkin pahalaku cuma dikit dapetnya... tapi Allah itu kan ga pelit, Pemurah malah...
Sehabis shalat Isya' ada kultum atau khutbah sebentar, yah seperti kebanyakan masjid di Jogja setiap habis shalat Isya' ada kultumnya, beda halnya kalo di kampung halamanku alias di Jepara, abis shalat Isya ga ada yang namanya kultum cos tarawih+witir 23 rekaat, men! Gila aja udah 23 rekaat masih pake kultum kapan selesenya??
Imam dan penceramah adalah orang yang sama, pas diumumin tentang yang mengisi kultum aku agak ga denger siapa namanya (padahal sebenarnya pengen ku tulis di sini sebagai sumbernya), beliau udah 60 tahun keatas kalo ku boleh nebak sih, masih lebih tua bapakku yang sekitar 70an lebih. Dalam khutbah/ceramahnya beliau mengatakan bahwa kita harus menghidupkan suasana Ramadan dengan menyemarakkan masjid untuk sholat tarawih atau qiyamullail di dalamnya kemudian diteruskan dengan tadarus Alqur'an, ga cuma di masjid aja yang terasa syiarnya di rumah pun kita hidupkan religiusnya, bahkan di dalam kamar kita bisa mereligiuskan dengan bertadarus Alqur'an karena rumah ataupun kamar yang di dalamnya dibacakan ayat-ayat Alqur'an dan didirikan shalat-shalat sunnah maka akan diberkahi oleh Allah, diberikan cahaya melebihi listrik alam dan listrik buatan manusia, sedangkan rumah yang tak pernah tersentuh ayat Alqur'an maka rumah tersebut keadaannya seperti kuburan yang sunyi senyap dan gelap gulita. sebaiknya gambar-gambar artis maupun selebritis atau apapun yang ditempel di dinding rumah maupun kamar untuk dilepas atau dicopot karena itu tidak ada manfaatnya hanya akan menyababkan kemadharatan.
Dalam membaca tadarus Alqur'an seyogyanya tidak hanya melafalkannya saja meskipun melafalkannya udah dapat pahala alangkah lebih baiknya kalau kita mempelajari tentang isi dan kandungan dari Alqur'an tersebut agar kita dapat mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari.
Demikianlah khutbah yang disampaikan pada malam ketiga Ramadan, sedikit hal yang disayangkan, bacaan dalam sholat khususnya bacaan surat-surat pendek tajwidnya kurang teliti terutama pada bacaan ghunnahnya, dan pada surat Al-Qodr yang seharusnya berharakat dhommah dibaca kasrah, wallahu a'lam, semoga Allah mengampuni dosa beliau serta dosa-dosaku juga, Amiin.
InsyaAllah tulisan ini akan dilanjutkan lagi berikutnya... makasih telah membacanya.. semoga bermanfaat.
Read More..

Monday, August 1, 2011

Facebook dan Twitter Picu Krisis identitas

Situs jejaring seperti Facebook dan Twitter telah jadi bagian penting dalam kehidupan banyak orang belakangan ini. Namun di samping memberi manfaat, situs tersebut bisa memicu krisis identitas.
Pendapat ini disampaikan Susan Greenfield, profesor farmakologi sinaptik terkemuka di Oxford University, Inggris. Susan adalah pakar yang spesialisasinya dalam hal fisiologi otak.
Ia menganggap bahwa fokus pada pertemanan online di Facebook dan Twitter serta keterlibatan dalam umpan balik (feedback) yang konstan di kedua situs ini bisa mempengaruhi syaraf-syaraf otak, membuat orang berharap pada kepuasan instan dan membuat konsentrasi menurun.
Baroness menilai kedangkalan informasi yang dibagikan via dua situs tersebut bisa menjadi masalah. Berbagai update yang kurang penting membuat user seolah adalah para anak kecil.
"Mengapa seseorang harus tertarik dengan menu sarapan orang lain?. Hal ini mengingatkan saya pada seorang anak kecil yang berkata, mama lihatlah aku melakukan ini, aku melakukan itu," kata dia.
"Ini seperti mereka tengah berada dalam semacam krisis identitas," imbuhnya seperti dikutip dari Metro (31/7/2011).
Menurut dia, sebagian orang berupaya terlalu keras untuk menjadi selebritis kecil-kecilan di Facebook dan twitter. Hal ini membuat orang hidup di sebuah dunia di mana yang dihitung adalah apa yang dipikirkan orang lain tentang mereka.
"Pikirkan implikasinya bagi masyarakat jika orang-orang lebih mencemaskan apa yang dipikirkan orang lain tentang mereka daripada yang mereka pikirkan tentang diri sendiri," pungkasnya.
sumber: detikinet
Read More..