Showing posts with label Risalah Hati. Show all posts
Showing posts with label Risalah Hati. Show all posts

Thursday, July 14, 2011

Kado Kecil di Sudut Ramadhan

Ku terima sebuah bungkusan kecil dari langit di penghujung malam di sudut Ramadhan yang suci melalui sebuah mimpi. Di mimpi itu aku dipertemukan dengan seseorang yang memiliki nama belakang seperti bulan ini, ia menatapku lekat, akupun tersipu. Subhaanallah jika Tuhan menghendaki sesuatu terjadi pastilah terjadi..

Dari situlah awal perjalanan hidupku yang berat ini, aku menanggung cinta yang hebat, cinta yang tak pernah kuinginkan sebelumnya... tapi semua telah berada pada koridor kehendak-Nya, akupun tak berdaya.

Dua tahun berikutnya aku pertama kali berbincang-bincang dengannya, pun di bulan yang sama. Perjuangan yang gigih ku lancarkan hari demi hari dan aku merasakan hidup yang begitu indah dalam setiap langkahku tapi rupanya Tuhan belum berkehendak membukakan hatinya, akupun terpuruk seperti seseorang yang tak memiliki iman dalam dada. Tapi sebentar aku tersadar bahwa Tuhan hendak mengajari tentang hakikat cinta yang sebenarnya, yang berhak dicintai adalah yang menciptakan cinta itu sendiri, bukan makhluk yang tak bisa memberi kontribusi apapun kecuali atas kehendak-Nya. Cinta terhadap makhluk adalah batu loncatan dan titian menuju cinta-Nya dan tentu saja batu yang kupijak ini harus segera kutinggalkan untuk menuju cinta yang lebih tinggi dan lebih hakiki...

Itulah madrasah yang indah bagiku, ibrah yang tak ternilai, hikmah di balik musibah, Alhamdulillaah...

                                                                                                                                                     Daughter's carpenter, on March 28th '09
Read More..

Sunday, July 10, 2011

Berpetualang Hidup

Kesulitan, kegagalan, kekecewaan, dan kesedihan yang diberikan Tuhan bukanlah untuk membunuh eksistensi manusia tetapi hal tersebut diciptakan untuk semakin mengukuhkan eksistensi manusia untuk Tuhan lihat siapa yang paling indah perjuangannya, paling baik akhlaknya, paling kuat jiwanya dan yang paling penting adalah yang paling cinta kepada-Nya.
Suatu hari anak seorang tukang kayu dalam perjalanannya bertualang, sedang mengagumi ukiran indah dalam sebuah singgasana yang sangat megah, dia berfikir bagaimanakah perjuangan sebuah pohon untuk menjadi relief yang indah?? Seandainya pohon memiliki sayap dan bisa terbang kemana-mana tentulah dia tidak akan merasakan pedihnya ayunan kapak dan sayatan gergaji.
Read More..

Thursday, June 30, 2011

Jalan Terbaik

Kita berhenti sejenak di arah persimpangan jalan. Setelah beberapa saat akhirnya engkau memutuskan jalan mana yang akan kau tempuh. Engkau pun berlalu menuju jalan yang kau tuju dan gerakan terakhirmu yang kulihat adalah engkau melambaikan tangan kepadaku dan melangkah pergi sampai tubuhmu seperti sebuah titik di kejauhan. Akupun akhirnya melangkah menuju jalan yang lain, jalan yang berbeda denganmu, jalan prinsipku sendiri.
Ah, seandainya kita bisa berada di jalan yang sama dengan memegang kukuh tali-Nya, pastilah semuanya akan terlihat indah...

Read More..